Archive

Archive for the ‘Intermeso’ Category

Asyiknya Ngobrol Berdua

June 30th, 2010 Mars 50 comments


:D penggemar

Bu Mars :
Kata orang2 photonya Pakné yg di pojok itu sangar…


Pak Mars :
Biarin aja Buné. Kalau mau diedit, nggak sampai sejam juga klar. Tapi kan sama aja dengan pembohongan publik. Orang jelek itu mau difoto dari sudut manapun ya tetep jelek.


Bu Mars :
Tapi apapun kata orang, aku tetep sayang sama Pakné.


Pak Mars :
Halah, ngayem2i. Mesti ada maunya ini. Wong biasanya nggak pernah ngalem kok ini tumben2an. Mbok terus terang.


Bu Mars :
Gini lho Pakne. Kita kan sudah usaha kesana kemari nyari calon mantu. Tapi kok hasilnya nihil. Kita harus gimana lagi Pakne


Pak Mars :
Mungkin sudah nasibnya anak kita Bune. Ndak semudah kayak Bapaknya dulu. Dulu saya nyari kok gampang sekali


Bu Mars :
Halah GR. Dulu aslinya saya nggak langsung mau lho. Pakne aja yang pagi sore pagi sore datang melulu. Padahal sering saya tinggal umpetan. Sudah gitu pakai ritual nangis2 segala.


Pak Mars :
Ahh udah2, jangan ngungkit yang itu2 lagi. Ini dibaca orang sak Endonesa Raya lho. Senengane kok ngeling2 bab kuwi.


Bu Mars :
Lho.. ini nggak di private to. Ya maap kalo begitu…




Categories: Anti Biasa, Intermeso, On Tags:

Tiga Nama

June 29th, 2010 Mars 32 comments

Bagi orang tua yang berencana memberi nama pada anaknya musti hati2 dan dipikir panjang. Kalau nggak diperhitungkan, bisa menyesal dikemudian hari seperti kisah yang saya tulis ini.

Alkisah tersebutlah sebuah keluarga dengan tiga anak laki2. Nggak tau kenapa, ketiga anaknya dinamai secara aneh dan terkesan asal jadi. Anak pertama diberi nama Sim, anak kedua Goblog dan anak bungsu dinamai Gara-Gara. Sungguh tiga nama yang paling aneh.

Pada suatu hari, anak yang terkecil yaitu Si Gara-Gara pergi main dan sampai sore belum pulang. Si Bapak meminta Sim dan Goblok mencari adiknya. Mereka lalu berangkat berboncengan motor. Tak berapa lama setelah berangkat, tiba2 ada polisi menyetop mereka. Maka terjadilah dialog seperti ini…

Categories: Intermeso, On Tags: ,

Istriku, Bionikku

June 29th, 2010 Mars 33 comments

Senang juga punya istri yang memiliki indra keenam. Bukan indra ramal meramal, bukan indra penerawangan tapi indra keakuratan. Nggak tau dari mana asalnya, tapi istri saya punya kelebihan dalam hitung menghitung bilangan maupun waktu.

Inilah cuplikan perbincangan kami.

Saya : “Bune, skarang ini hari apa ya, dan tanggalnya tanggal berapa?”
Dan inilah jawaban istri saya…

Harinya masih , tanggalnya .
Kok tanya tanggal emang mau ngetung apaan Pakne…

Chips yang ada di kepala istri saya mengirim signal infra blue langsung ke blog ini sehingga terupdate terus menerus, dan secara otomatis tertransvers dari media audio ke media teks.

Ketika saya tanya lagi : “Kalau jamnya jam berapa Bune?”
Maka istri sayapun akan menjawab…

Halah… Ngganggu orang nonton sinetron ajah…
Ini tanya apa ngetest to. Sudah jam lewat menit plus detik. Persepuluhan detiknya nggak usah ya, paling juga nggak ngaruh!

Coba Anda cek, jawaban istri saya bener apa ngawur sich…
Memang bisa saja saya melihat tanggal dan jam di monitor, tapi formatnya pasti nggak semesra istri saya. Lagian monitor nggak pernah manggil saya dengan Pakne.

Semoga Calon Menantu saya punya kemampuan bionik seperti Calon Mertuanya…