Hitam Putih
Hitam putih memang beda, tapi untuk saling melengkapi, bukan untuk diperdebatkan. Keberadaan putih adalah bentuk dukungan agar hitam bisa kelihatan hitamnya. Hitam tak akan kelihatan hitam manakala dia berada di antara hijau dan biru, tapi dengan adanya putih, maka hitam semakin keliatan eksistensinya.
Seperti itulah hakekat hitam dan putih. Kalau ada perbedaan, justru kita2 manusia inilah yang mempermasalahkan, yang membesar2kan dan menajamkan adanya perbedaan.
Hitam sering dijadikan ungkapan kejelekan. Ada kambing hitam, dunia hitam, ilmu hitam, golongan hitam dan sebagainya. Seperti putih, keberadaan hitam sesungguhnya untuk pelengkap bagi si putih. Kertas putih akan lebih punya makna apabila ada tulisan hitam di sana. Kertas putih akan kehilangan makna apabila hanya ditulisi dengan kuning atau pink saja.
Mendikotomikan hitam dan putih hanya akan mempersempit sudut pandang kita. Lewat tulisan ini saya mencoba menunjukkan, betapa hitam dan putih bisa bersinergi, bisa berdampingan dengan nyaman. Putih tak selalu bersih, hitam tak mesti kelam. Saya suka hitam, sama seperti saya suka putih, karena saya suka hitam dan putih.
Tulisan ini tidak saya ikutkan apa2, karena saya memang tidak mengikuti apapun.























Catatan Dari Sahabat