Istri Saya Hoby Pelihara Burung
Mau ditinjau secara kiasan ataupun makna sebenarnya, semua benar adanya.
Fakta I
Istri saya memang hoby memelihara burung. Jenis makanan tiap burung sangat dihafalnya. Saya sendiri malah hanya paham sedikit2. Memberi minumnya juga nggak pernah telat. Sangkar kotor sedikit langsung dibersihkan, kalau ada tanda2 sudah mulai rusak, sangkar langsung ganti baru. Vitamin tak pernah lupa ditambahkan.
Pernah suatu ketika, istri saya nangis meraung-raung ketika mendapati seekor burungnya mati. Ceritanya bermula ketika kami mudik. Makanan dan minuman buat si burung sudah diisi sedemikian hingga diperkirakan cukup buat 4 hari, disesuaikan dengan lamanya mudik. Nggak taunya ada sesuatu yang menyebabkan kepulangan saya mundur 2 hari. Akibat dari itu sudah saya duga. Sesampai di rumah, kami dapati seekor burung mati karena dehidrasi.
Fakta II
Seisi rumah saya, yang perempuan cuma istri saya. Tiga penghuni lain yaitu saya dan anak2 saya semuanya lelaki. Tak bisa dipungkiri, secara biologis di rumah saya penuh dengan burung, baik burung beneran maupun burung2an. Ini fakta intelijen. Bukan rumor bukan isu. Kalau kurang percaya bisa langsung ke TKP.
Jadi…
Sangat tak berlebihan kalau saya mengatakan bahwa istri saya memang hoby pelihara burung…






















(maaf) izin mengamankan PERTAMA dulu. Boleh kan?!
akhirnya bisa ngambil jatah
[Reply]
(maaf) izin mengamankan KEDUA dulu. Boleh kan?!
banyak istri yang suka pelihara burung, kok
[Reply]
wakh mau komenk tapi takyut rada porno nih…ikut ajah degh
[Reply]
wkakakaka.. Fakta ke II bener-bener ……………….
[Reply]
asal jangan kena flu burung aja dah aman ya bang
[Reply]
wakkakakkaak!! Dan fakta III : akhirnya saya pun gumun
[Reply]
hehehehe…
[Reply]
awas flu burung..
[Reply]
Saya malah yang suka Pak, tapi gak boleh sama istri untuk memelihara burung ….
[Reply]
hihi…
saya daftar dong jadi anggota pecinta burungnya, pak guru.
kekekekekek…
salut deh dengan keuletan bu marsudiyanto dan kecintaan beliau pada burung-burung peliharaannya. memang sedih pastinya kehilangan sesuatu yang dicintai, padahal sudah diprediksi dan bisa diantisipasi. *weh, hebat bener kosakata saya*
[Reply]
kebetulan saia lagi bawa ketapel mau cari burung…
lumayan harganya sangat mahal… jika bisa bekicau sampe 3 kali apalagi.,…
[Reply]
yang pasti baik burung asLi maupun burung2an sama-sama butuh tempat berLindung..
aLhamdulillah burung saya sudah punya tempat berLindung waLaupun beLum HM..
mudah-mudahan tahun ini keLuar sertipikatnya, jadi haLal (*lhoh?)
[Reply]
Tapi”mungkin” gaya berkicaunya beda ya Pak
[Reply]
Semoga istrinya bisa berlaku adil memelihara setiap burung ya pakdhe
[Reply]
Yang jelas istrinya nggak cuma suka ama burung beneran, tapi juga burung2-an
[Reply]
betewe kenapa ‘hoby’ pak?
kenapa ga ‘hobby’ atau ‘hobi’
*komen ga penting…kabur ah..*
[Reply]
Saya tertarik untuk melihat bukti burung-burungan yang dipelihara oleh istri, bolehkan ?
[Reply]
burung bukan beneran, berarti burung jadi- jadian donk !
he he he
[Reply]
hmmmm…..
[Reply]
lho kok burung-burungan, padahal ini berbicara tentang fakta yuridis
yuridis iku opo to malah ngguyu aku
eh pak siang ini avast-ku nggak njerit-njerit ketika buka blog ini
[Reply]
miara bung katanya memang asyik pak…..
[Reply]
Wah wah kalau dirumah saya nggak ada burung tapi dulu ayahanda di Solo seneng pelihara burung . . rumah memang akan semakin asri kalau ada kicauan burung bernyanyi
[Reply]
wah yang suka pelihara burung malah bapak saya pak….anak e lanang kabeh ya pak.
[Reply]
Burung kok saya ndak begitu suka memeliharanya
[Reply]
saya juga hobi pelihara burung, namun sering berakhir dengan kematian. Tapi bukan burung milik saya lho….
mohon dukungan juga buat aku yang lagi ikutan kontes Aku Cuma Seorang Blogger Yang Cinta Seo
terimakasih
[Reply]
hahahahhahahaha burung bisa bersuara lagi ya wakakakka
[Reply]
hauhauhau emang kereenn Bu Mars …. *sungkem*
[Reply]
kalau bukan burung beneran berarti burung-burungan dong pak
[Reply]
hahaha…
pemelihara burung dan burung-burungan hehehe
great post!
[Reply]
kapan yah bisa ke tekape melihat burung peliharaan bu Mars
[Reply]
kekekekekeek!!! fakta yang kesekian, burung yang kesekian telah datang…
[Reply]
siul..siul…
[Reply]
lho komengku ilang
[Reply]
wew… ibukku malah luwih josh pak, anake lanang enek 4. ditambah bapakku brati lanange 5. Hohoho… akehan burunge ibukku tibake… alhamdulillah selain almarhum bapak, anak anaknya yang punya burung sehat sehat semua…
[Reply]
ha…ha…
burung sungguhan maupun burung jadi-jadian
[Reply]
Jadi pengen liat, burungnya Pak Mars…

[Reply]
disarankan pada Bu mars, agar mulai menuliskan segala tips tentang pemeliharaan burung ini di blog beliau. Tentu saja dengan uraian yang lengkap beserta gambar agar mudah dimengerti oleh kami.
[Reply]
kami juga dulu pernah pelihara burung berkicau yang cukup banyak di rumah,
tapi karena kerepotan mengurusnya, akhirnya ada yg dijual ada juga yang diberikan pada teman2.
salam.
[Reply]
disarankan pada Bu mars, agar mulai menuliskan segala tips tentang pemeliharaan burung ini di blog beliau. Tentu saja dengan uraian yang lengkap beserta gambar agar mudah dimengerti oleh kami.
aku cuman nyaranin begitu saja langsung ditelen sama si Aki, cemburuan banget deh
[Reply]
ya sudah, sama si Aki aku ga boleh ngomongin soal burung
[Reply]
burung saya suka makan tempe
[Reply]
haha si bapak ada2 aja.. kalau burung mati ya bisa bahaya tuh
[Reply]
Saya yakin hampir di setiap rumah orang Indonesia ada burungnya lho pak, termasuk burung Garuda
[Reply]
kalo burungnya digoreng atau dibacem enak gak ya…? jadi penasaran…
[Reply]
bener pak
…
yah sekedar berburu burung juga gpp ..
asal burung masih di lingkungan rumah …. bukan di luar
[Reply]
betul betul pecinta burung sejati
[Reply]
Semoga burungnya gak ada yg mati lagi
[Reply]
ngekek sik….
[Reply]
ternyata memang itu hobi dan kesukaannya bu mars
[Reply]
betul-betul pecinta burung, jarang loh wanita suka berhobi pelihara burung
[Reply]
tuan rumahnya kemana nih?
[Reply]
asal burung sering dijaga kebersihannya dan dirawat aja..ngak apa toh mas…yang hobby istrinya baik dari istrinya shopping tiap hari hehehehehe
[Reply]
burungnya harus kuat dan sehat biar gak mati
[Reply]
Istriku malah sebaliknya. Burung dibeli mahal-mahal nggak boleh dibawa masuk rumah, Pak.
[Reply]
[Reply]
Saya mau pelihara burung tapi ya itu..resikonya nggak bisa kemana-mana..hehe.
[Reply]
burung beneran ma burung2an beda apanya yach???? he….3x!!!!
[Reply]
hehehe…
saya masih kecil, nggak ngerti burung mas…
[Reply]
wah wah wahhh………..
koleksinya lengkap kelihatannya,
ada Cucak Rowo-nya apa nggak Pak?
[Reply]
Kayaknya para istri lebih suka burung yang nempel. hehehe
[Reply]
Isteri saya malah suka mules2 kl liat burung pak…
[Reply]
Maksudnya suka mules2 kl liat burung mati hihihihi..
[Reply]