Archive

Posts Tagged ‘Anti Biasa’

EndoneSa…Sa…Sa…Sa…

August 5th, 2010 Mars 88 comments

Ini bukan tentang Indonesia tapi EndoneSa. Ada tiga kata kunci tentang Endonesa yaitu dipakSa, terpakSa dan biaSa. Saya menyebutnya EndoneSa…Sa…Sa…Sa…

Konon,
Di negara EndoneSa ini segala sesuatu akan jadi biaSa setelah dipakSa. Pakai helm misalnya. Pada awalnya musti dipakSa dengan undang2. Meski dilakukan dengan rasa terpakSa, tapi lama2 pakai helm jadi hal biaSa.

Merokok juga gitu. Mula2 dipakSa pakai Perda atau sejenisnya. Dengan sangat terpakSa, para perokok akan mematuhinya. Karena berlangsung terus menerus, lama2 juga akan biaSa.

Lalu kompor gas. Masyarakat dipakSa mengkonversi diri ke gas LPG. Dengan sangat terpakSa, mereka beralih ke tabung yang sering meledak. Korban berjatuhan, tapi yang berwenang melihatnya dengan biaSa2 aja…

NB :
Jangan mau dipakSa, jangan pernah memakSa. Jangan lakukan jika merasa terpakSa.
Jadilah anti biaSa. Kita di Indonesia, bukan di EndoneSa. Dirgahayu Republik Indonesia!

Semua Kita Adalah Biasa

July 27th, 2010 Mars 81 comments

Kita keliatan putih karena ada dilingkungan orang2 yang nggak putih, dan kita keliatan hitam karena sedang berada di komunitas orang yang nggak hitam. Jadi asli kita itu semestinya adalah normal2 saja, biasa2 saja.

Orang bodoh itu nggak ada. Mereka adalah orang biasa yang kebetulan ada di komunitas orang nggak bodoh. Demikian juga dengan orang pinter, mereka adalah orang biasa yang kebetulan ada di komunitas orang nggak pinter.

Orang tinggipun nggak ada. Mereka adalah orang biasa yang kebetulan ada di komunitas orang pendek. Demikian juga dengan orang pendek, mereka adalah orang biasa yang kebetulan ada di komunitas orang2 jangkung.

Semua kita adalah biasa. Yang biasa bisa jadi luar biasa atau tidak biasa ketika ada di komunitas yang beda. Blog sayapun tak terkecuali. Blog ini adalah blog biasa. Keliatan anti biasa karena kebetulan blog yang lain masih biasa2 saja…

Categories: Anti Biasa, Logika, On Tags: ,

kangen html

July 16th, 2010 Mars 97 comments

Sudah lama nggak nulis tentang html membuat saya merasa kangen. Nggak cuman kangen tapi sangat kangen. Beberapa draft tentang html sudah saya buat, tapi waktu tayangnya yang belum dapat.

Selain nulis teori, saya juga pengin bikin puisi tapi slalu gagal dan gagal lagi. Untuk mengekspresikan rasa kangen yang setengah mati, maka kali ini saya mencoba menuangkannya lewat puisi dengan kemasan format html.

<b><lagi>Kangen</lagi></b>

<aku>Tak Mampu Menyembunyikan Rasa Kangen</aku>
<untukmu>Kutulis Puisi Sederhana</untukmu>
<dimanapun>Kamu Berada Saat Ini</dimanapun>
<memang>Aku Bukan Pujangga</memang>
<tapi>Aku Juga Punya Rindu</tapi>
<mungkin>Puisi Ini Tak Mampu Gantikan Aku</mungkin>
<tapi>Aku Sangat Yakin</tapi>
<bahwa>Kau Juga Punya Rasa Itu</bahwa>
<yakinlah>Kita Akan Segera Bertemu</yakinlah>
<pasti>Segera Bertemu… </pasti>

<img></img>

Akhirnya saya bisa menyelesaikan tiga hasrat dalam satu langkah. HTML sudah jadi, latihan bikin puisi juga lumayan rapi, tapi kangennya kok nggak mau pergi…

Dan pastinya buat kamu yang aku kangeni, tak tau lagi mesti lewat cara apa dan jalan mana yang harus kulalui. Semua sudah kucoba, tapi kangen itu masih tetep ada. Kangenku bukan kangen biasa, kangenku anti biasa…

Categories: Anti Biasa, On Tags: , , ,