Lumrah bin Biasa
Google yang raksasa saja mengakomodir Javanis, maka sekali2 tak ada salahnya kalau judul yang saya pakai berbahasa Jawa pula.
Lumrah adalah istilah Jawa yang kayaknya sudah diserap oleh Bahasa Indonesia, yang maknanya adalah biasa, sebuah kata yang dipakai untuk mentolerir atau memaklumi sesuatu.
Dalam beberapa kasus, sesuatu bisa saja ditolerir, asalkan toleransinya terkendali atau masih dalam batas kewajaran.
- Lupa itu lumrah, asalkan tidak lupa segala.
- Murid nyontek itu lumrah, asal tidak jadi kebiasaan
- Berbuat salah juga lumrah, asalkan tidak salah melulu
- Bohong itu lumrah, asal tidak setiap saat kita lakukan kebohongan
- Asyik di depan komputer lumrah, asal tidak lupa kerja
- Bekerja itu lumrah, tapi jangan lupa istirahat
- Istirahat itu lumrah, tapi jangan jadikan kita malas
- Malas itu itu lumrah, tapi jangan malas lakukan apapun
- Ngobrol itu lumrah, tapi jangan jadi profesi
- Terlambat itu lumrah, tapi jangan terlambat melulu
- Ngutang itu lumrah, asal jangan ngutang melulu
Saya sangat yakin, bahwa yang baca tulisan ini pernah lupa, pernah nyontek, pernah salah, pernah bohong, pernah keasyikan di depan komputer, pernah bekerja, pernah istirahat, pernah malas, pernah terlambat, pernah ngutang.
Dan itu adalah lumrah !.























Catatan Dari Sahabat