<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>metaMARSphose &#187; kenapa koran</title>
	<atom:link href="http://marsudiyanto.info/tag/kenapa-koran/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://marsudiyanto.info</link>
	<description>Tidak Luar Biasa Tapi Anti Biasa</description>
	<lastBuildDate>Wed, 08 Sep 2010 13:04:06 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.9.2</generator>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<image>
<link>http://marsudiyanto.info</link>
<url>http://marsudiyanto.info/wp-content/uploads/2009/09/metafavicon.ico</url>
<title>metaMARSphose</title>
</image>
		<item>
		<title>Kenapa Koran?</title>
		<link>http://marsudiyanto.info/kenapa-koran.html</link>
		<comments>http://marsudiyanto.info/kenapa-koran.html#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 14 Mar 2010 04:52:06 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Mars</dc:creator>
				<category><![CDATA[On]]></category>
		<category><![CDATA[Umum]]></category>
		<category><![CDATA[kenapa koran]]></category>
		<category><![CDATA[koran cap kupu]]></category>
		<category><![CDATA[koran tjap koepoe]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://marsudiyanto.info/?p=4299</guid>
		<description><![CDATA[
Berawal dari mencoba postingan bentuk kolom, lalu muncul ide untuk mengadopsi bentuk koran yang tanpa diduga mendapat respon luar biasa dari sahabat. Dari situlah awal mula saya ketagihan untuk memilih model koran sebagai alternatif postingan.

Beberapa pertimbangan lain kenapa saya pilih membuat postingan model koran antara lain:



PertamaBisa menutup kekurangmampuan saya dari segi tulisan. Saya tak pandai [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><span style="color: #000000; font-family: georgia;">
<p style="text-align: justify;">Berawal dari mencoba postingan <a href="http://marsudiyanto.info/tiga-kolom.html">bentuk kolom</a>, lalu muncul ide untuk mengadopsi bentuk koran yang tanpa diduga mendapat respon luar biasa dari sahabat. Dari situlah awal mula saya ketagihan untuk memilih model koran sebagai alternatif postingan.
</p>
<p style="text-align: justify;">Beberapa pertimbangan lain kenapa saya pilih membuat postingan model koran antara lain:
</p>
<p><span id="more-4299"></span><br />
<blockquote>
<p style="text-align: justify;"><strong>Pertama</strong><br />Bisa menutup kekurangmampuan saya dari segi tulisan. Saya tak pandai merangkai kalimat yang berdaya tarik. Saya bukan penulis yang baik. <br /><strong>Kedua</strong><br />Saya bisa menampilkan beberapa ide dalam sekali posting, tak harus terkait antara satu dengan lainnya. <br /><strong>Ketiga</strong><br />Biar anti biasa. Saya belum melihat ada yang membuat kayak begitu. Kalaupun ada, itu terjadi pada koran online, beritanya tetap terpisah2 dalam posting berbeda. Sangat lain dengan yg saya buat, dalam sekali posting isinya bermacam2.<br /><strong>Keempat</strong><br />Saya bisa merasakan nikmatnya jadi raja media&#8230; Xixixixi&#8230;.<img src="http://marsudiyanto.info/wp-content/uploads/2010/02/emo102.gif" align="top" />
</p>
</blockquote>
<p style="text-align: justify;">Itulah beberapa alasan kenapa model koran yang saya pilih sebagai icon baru di <a href="http://marsudiyanto.info/">metamarsphose</a>. Saya kira masih banyak alternatif lain yang bisa dijadikan postingan unggulan di blog kita.</p>
<p style="text-align: justify;">Saya sangat menyadari bahwa model koran suatu waktu akan sampai pada titik jenuh juga. Tapi semua itu sudah diantisipasi oleh Tim Koepoe Biroe yang telah menyiapkan 4 sampai 5 alternatif lain yang tak kalah pamor dibanding model koran. </p>
<p style="text-align: justify;">Nantikan semua kejutan itu hanya di Blog Tjap Koepoe Biru.</p>
<p></span></p>
<a href="http://www.google.com/reader/link?url=http://marsudiyanto.info/kenapa-koran.html&title=Kenapa Koran?&srcTitle=metaMARSphose&srcURL=http://marsudiyanto.info"target="_blank" rel=""><img border="0" src="http://marsudiyanto.info/wp-content/plugins/wp-google-buzz/icon/only_buzz_this.png" style="opacity:1;filter:alpha(opacity=100)" onmouseover="this.style.opacity=0.7;this.filters.alpha.opacity=70" onmouseout="this.style.opacity=1;this.filters.alpha.opacity=100"/> </a>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://marsudiyanto.info/kenapa-koran.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>46</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
