Archive

Posts Tagged ‘peri’

Peribahasa dan Peribahaha

November 10th, 2009 Mars 45 comments

Peribahasa bukan sejenis peri yang menakutkan. Peribahasa adalah sesuatu yang berkembang dan berbiak sesuai kebutuhan, mengikuti jaman. Peribahasa bisa didapat dari sekolah.

Peribahaha lain lagi. Peribahaha adalah peribahasa yang bermetamorfosa di metamarsphose. Peribahaha hanya ada di sini, di blog ini. Bukan merusak peribahasa yang sudah ada, tidak pula dimaksudkan sebagai pesaing peribahasa yang sudah baku, apalagi mengkriminalisasikan peribahasa yang sudah mapan. Bukan itu. Ini Peribahasa Metalogika alias Peribahaha.

Dan inilah beberapa peribahaha yang khusus saya tulis buat sahabat. Bagi yang suka silakan dilanjut, bagi yang tak suka silakan diteruskan.

Ringan Sama Dijinjing, Berat Ya Dilepas Saja…
Yang namanya berat, meski dipikul juga tetep berat. Jangan memaksakan diri

Guru Kencing Berdiri, Murid Kencing Berlari
Pertanda bahwa guru masih lebih waras ketimbang muridnya

Air Beriak Tanda Ada Orang Sakit TBC Barusan Meludah
Ya iyalah. Kalau ada orang terluka, airnya pasti berdarah-darah

Maling Teriak Maling
Ada maling mencuri di rumah maling lainnya

Habis Gelap Sepah Dibuang
Makan tebu tengah malam

Seperti Air Dalam Tempurung
Gambaran manusia purba, kalau mau minum gelasnya tempurung.

Harimau Mati Meninggalkan Belang, Gajah Mati Meninggalkan Harimau
Menunjukkan bahwa harimau dan gajah punya prinsip yang berbeda

Gara2 Nila Setitik, Rusak Susu Sebelanga
Bingung aja, susu siapa sich yang sebelanga. Gede amat… :D

Berdiri Sama Tinggi, Duduk Sama Teman2
Cermin kerukunan dan kebersamaan.

Nasi Sudah Jadi Muntahan
Sudah sangat terlambat. Kalau jadi bubur sich masih lumayan enak.

adv by metamarsphose