Transparansi dan Transplantasi, Teori dan Realita
S
ekali sekala, saya mau nulis tentang habitat saya sebagai pengajar, meskipun saya agak grogi melakukannya. Berawal ketika saya baca tulisan sahabat saya di Math Press yang punya alamat http://aminhers.com. Dari judul blog dan layoutnya, aroma keseriusan dan kemapanan langsung tercium, sangat bertolak belakang dengan saya dan blog saya. Terang aja, beliau jadi guru di Bangkok, Bahasa Inggrisnya nglothok dan gajinya seonggok…
Dulu saya bingung dan pernah menanyakan via Plurk pada yang empunya, kenapa kok pakai nama Aminhers, padahal beliau ini kan bukan female. Knapa bukan Aminhim atau Aminkuncung. Beliaunya cuman ketawa, karena tak pernah menduga akan dapat pertanyaan senorak dan seberani itu.
Kita lupakan itu, karena memang tidak di situ topik yang akan saya tulis ini.
Dalam salah satu tulisannya, beliau mengulas tentang pentingnya transparansi nilai buat siswa, karena bisa dipakai untuk
- mengetahui kemampuan dirinya,
- memperbaiki cara belajarnya,
- menumbuhkan motivasi dalam belajarnya.
Lihatlah betapa telitinya tulisan beliau, nomor 1 dan 2 berakhir dengan tanda koma, lalu pada nomor 3 berakhir dengan titik. Kalau di tempat saya, cuman tukang rental yang bisa dan biasa melakukannya.
Apa yang ditulis Mas Amin itu benar secara teori, tapi susah untuk saya laksanakan. Ini fakta, ini realita. Di sana mungkin bisa, tapi di sekitar tempat saya, belum 100%. Transparansi dilakukan, tapi transplantasi juga terjadi. Di sekitar tempat saya, nilai bisa dicangkok dengan segala cara agar tumbuh dan mencapai kriteria ketuntasan minimal atau KKM.
Pendapat saya, transparansi itu teorinya, tapi realitanya masih banyak transplantasi.
Bukan tanpa fakta, lihatlah Ujian Nasional sebentar lagi. Beranikah Depdiknas transparansi dalam penentuan Nilai UN?. Kalau berani, saya akan telanjang…
Permisi, saya mau mandi, mau mengajar dan mau melakukan transplantasi…

ahli transplantasi






















Sebetulnya Pak Dhe saya cuma mengingatkan diri saya sendiri, bahwa nilai bagi anak adalah sebuah karya (siswa) yg harus kita (Guru/ortu)hargai.Kita belajar menghargai jerih payahnya, minimal memberitahukan ,jangan sampai mereka tidak tahu. Masalah TRANSPLANTASI itu tergantung mental.hahhaa….
makasih Pak Dhe.
[Reply]
Makanya Pak Dhe,Transplantasi nilai itu tergantung “Mental = Menteri transplantasi”
[Reply]
Wa..kalo yang ini saia agak gak mudheng
[Reply]
sebenarnya nggak cuman dinas pendidikan yang tak tranparansi namun ….. pak Mar pernah chating itu juga (pemerintah dlsbg )
[Reply]
Masih adakah transparansi ? apalagi di dinas2 itu… duhh
[Reply]
Eh, signature-nya Ahli Transplantasi, berarti Pak Mars juga sering nyangkok ya?
Uh, kecewa aku. (highfive)
(dance)
[Reply]
selama ini institusi pendidikan selalu dn selalu saja tdk pernah mau transparan.
lembaga pendidikan seolah adalah sebuah menara gading yang sangat mahsyur dan sulit dijamah orang2 selain “akademisi”…
semua yang berlegitimasi pendidikan maka selalu saaja menjadi hal yang menjadi acuan bagi pihak lain..
padahal ? permasalah pendidikan kita juga sangat kompleks…
pak mars yang lebih paham-lah…
[Reply]
kalau tulisan serius gini, saya tidak berani komentar.
[Reply]
wuts… ahli transplantasi, ekslusif 6 bulan loh pak mars..
saya lebih suka penilaian tidak dikonvert dengan angka atau huruf, tapi diuraikan saja, misalnya si A bisa berhitung sampe 100, si B baru benar sampai total 90 gitu, tapi yah… memang musimnya disini lain ya…
[Reply]
Maaf pak oot. Unsud kena gludug pak. Sedih nggak bisa berkunjung ke blog para sahabat. Mas ali mungkin juga nggak bisa akses internet.
[Reply]
Susah ngetik pakai hp. Sekarang komentar serius. Sesuatu yang transparan memang menggairahkan pak. Jika transparan tentu lebih semangat menaikan anu… nilai maksudnya. Beda dengan yang tertutup rapat.
[Reply]
transparansi nilai un? saya kira kalau pihak diknas mau reformasi, mestinya nilai un tdk ditransplantasi (atau lebih cocoknya istilah manipulasi pak?). kalau sudah gitu baru tahu, bgm mutu pendidikan sebenarnya.
[Reply]
transparan dlm nilai ujian itu maksudnya gimana pak? apa seperti menghitung jumlah suara pd saat pemilu, yakni di depan para saksi2 yg terdiri dr masyarakat…?
[Reply]
baru tau kalo ngak jujur
[Reply]
Setelah harga BBM turun, pemerintah memaksa tarip transplantasi umum turun 500 perak. Hidup Pemerintah!!! Merdeka!!!
[Reply]
saya suka yang transparan-transparan…plastik, kaca, rok..opo meneh ya??
[Reply]
wah pak mar kok berani mau telanjang, opora medeni bocah pak
[Reply]
jik nggumun mbi tanda tangane njenengan pak…:D
[Reply]
[Reply]
jangan sampe bugil bugil ah mas, nda enak
ntar kena UU ITE
[Reply]
djap djempol koe bisa kya gitu nda yah,wkwkwkwkwkwk
sama mas di tempatku malah ada yng dengan bangga bilang lihat anak didiku lulus 100% eeh setelah di selidiki ternyata di kasih bocoran kunci jawaban pie ki
[Reply]
jangan pe telanjang ah pak nanti banyak yang lari ( lari mendekat gitu penasaran ko bisa yah wkwkwkwkwkwkwk
[Reply]
walah, senengange pak mar kok miyak wadi, kekeke …. yang pasti, pelan tapi pasti teori itu jangan sampai sebatas teori pak mar. *duh, nuwun sewu, ko jadi sok idealis, saya, hiks*
[Reply]
duduk manis baca dan nelaah,..!!!
[Reply]
keiknya sampeyan perlu membuat perkumpulan blogger guru deh pak de…
[Reply]
kalau masalah itu ma jangan di bilang lagi smua kagak da yang jujur……
mkin termasuk aq sendiri….
[Reply]
hmm.. Mendingan yang transparant total aja.
[Reply]
wekekekkekekek pak maaaar jangan telanjang pliis cupliis…dooh ini nih penyebab katarak…
hmmm UN , gimana baeknya Pak?
jaman saya dulu yg masih seabreg mata pelajaran yg diujiankan yho nyante ae, untunglah diriku jadi manusia juga akhirnya (loh bukan e sek dadi cebong)
[Reply]
mampir subuh2 subuh pak marsud
[Reply]
lha tesih wonten nilai katrolan mboten nggih pak?
[Reply]
<<< nunggu mas marsud telanjang
[Reply]
Weaduh kok pak mars mao telanjang
kabur ah….
[Reply]
hahahahha jangan telanjang pak…ntar kena anti pornografi
[Reply]
aku ga’ mudeng…
[Reply]
aslii aku ga’ mudeng pakdee…
sumprriiitt!!! iki oop to maksude postingane…
[Reply]
nggak kebayang kalau Pak Mar telanjang…., kayaknya kepala diknasnya akan lari kebirit-birit Pak (kepala dinasnya kan perempuan yaaahhh?)
[Reply]
ada pameo tuh..boleh telanjang mas…asal jangan bugill
[Reply]
sing paling penting cahbocah digawe pinter pakdhe…
selamat bertransplantasi,
lha pancen kahanane kados ngaten njih pak njih???
[Reply]
Transparansi, transplantasi dan transimigrasi. Harus ada keterbukaan alias jujur, hasil mengecewakan? Cangkok sajah. Tidak bisa dicangkok, pindahkan sajah alias di-transimigrasi-kan ke papua misalnya…
*saya kok yang norak akhirnya*
[Reply]
Mang biasanya ada manipulasi ya pak??
[Reply]
orang indonesia terlalu banyak yang disembunyikan, makanya tidak mau transparansi…
[Reply]
memang enak kalo semua transparan ya, jadi engga usah repot melihatnya.
[Reply]
kalau sang pengajar mendidik hanya untuk mendapatkan penghasilan, mutu pendidikan indonesia tidak bakalan maju-maju. mestinya mengajar adalah panggilan hati nurani, bukan tuntutan perut
[Reply]
Makasih buat semua yang sudah mengapresiasi tulisan tentang tulisan saya ini.
Salam Hangat dari saya!
[Reply]
salam kenal.
kasus seperti ini hampir terjadi di semua instansi, baik milik pemerintah maupu swasta. terlalu banyak penakut, orang bodoh dan orang pinter yang malah membodohi (mengambil untung pribadi) di negeri ini. maka seperti inilah jadinya.
wacana² ideal seperti ini juga banyak, artinya masih banyak orang pinter yang pengen orang² menjadi pinter juga lalu mbangun bangsa ini. masalahnya masih banyak orang yang takut untuk menjadi lebih baik, yang dibayangkan kegagalannya.
bangsa ini berisi banyak orang pinter lho sebenernya…kalo ada masalah, pinter mencari akar permasalahannya, menjabarkan akibat²nya, menjelaskan kronologisnya…tapi belum sempat memikirkan solusinya, eee sudah ada masalah yang lain…
[Reply]
sambungan…
nah contohnya saya…komen saya di atas kan juga begitu…bla…bla…bla…menjelaskan apa yang dihadapi bangsa ini dan sedikit menyentil permasalahan bangsa…tapi ngga ada solusinya sama sekali…hahahahahaaa…
[Reply]
Beranikah Depdiknas transparansi dalam penentuan Nilai UN?. Kalau berani, saya akan telanjang…
saya ndak berani membayangkan…
[Reply]
Saya suka sekali blog ini
cerita hot
daftar isi
design
internet, tips dan trik
download, antivirus avg
internet, facebook
design, gratis, logo
download, software, autoshutdown
belajar seo
download, deepfreeze, protect folder
design, corel draw
illustrator, pdf, tutor
cerita, katak, tebing
opini, cerita, pendidikan
seo, katak tebing
cerita, opini, pagerank, ijasah
cara reset bios, komputer
hot, keyword, today
cerita, opini, noordin m top
tukar link
noordin m top, most wanted
cerita, ningrat
cerita, opini, search engine
cerita, opini, merdeka
cerita, opini, merdeka
cerita, opini, narkoba
tukar link
cerita, opini, puasa
seo, pagerank, hot keyword
cerita, opini
cerita, opini, hot keyword
hot keyword, backlink, seo
opini
cerita, opini, malaysia
malaysia, lagu indonesia raya
malaysia, opini
bisnis online
cerita, opini, bangsa
ganyang malaysia
copy my style, saykoji, opini
cerita, opini, noordin m top
hot keyword
hot keyword
hot keyword, kontes seo
opini, facebook
cerita, merantau
cerita, mudik
cerita
bisnis online, jual mesin cetak
[Reply]