HEADLINE TJAP KOEPOE
Ini edisi spesial karena ada kisah trilogi Km. 54.400 buah karya para pujangga ternama yang dipermak paksa oleh Tim Koepoe Biroe.
EPISODE #1 TRILOGI
Lokasi : Kantor Redaksi Krggg… krgggg…, suara khas HP butut milik saya. Setelah saya angkat, terdengar suara asing tapi agak lokal. Belum sempat saya tanya, beliaunya sudah bertanya lebih dulu: “Pak Guru… pak guru…, Km 54.400 itu artinya apaan?. Maklum, di daerah saya kagak ada tulisan begituan“. Sayapun balik tanya: “Maksudnya apa kisanak?”. Beliau nggak mau kalah dan malah tanya lagi: “Kisanak itu masakan dari daerah mana Pak Guru?“. Dan saya jawab lagi: “Begini…, saya ini Pemred, bukan Pak Guru. Lah kalau “kisanak” itu panggilan akrab suku kami, suku Jawa. Saya belum nangkap maksud pertanyaan kisanak tentang Km. 54.400 tadi…“. Lalu beliau menjelaskan: “Begini Pak Guru. Saya kan tersesat. Tak satupun sesuatu yang bisa saya jadikan pedoman, kecuali sebuah tonggak bertuliskan Km. 54.400 itu tadi. Apa bisa dicopy ganti…“. Dalam hati saya mbatin… Ini orang pakai HP apa HT kok pakai rojer dicopy… Tiba2 HP saya bergoyang karena ada Faximile masuk. Ternyata sebuah foto yang dikirim oleh yang barusan telpon saya tadi. Inilah kiriman foto itu…

Setelah mendapat data otentik itu, sayapun menjelaskan pada beliau bahwa itu bukan KM 54 tapi KM SA, singkatan dari Koran Metamarsphose Super Assoy  
Bersambung di kolom 2…
IKLAN BARIS
Novel Trikolom™ ini juga dijual dalam bentuk CD. Segera dapatkan di toko kaset.
|
EPISODE #2 TRILOGI
Lokasi : Km 54.400 Wanita berkerudung hitam mondar mandir kekiri kanan, kedepan dan belakang. Sepertinya bergumam sendiri: “Pemimpin Redaksi cap apa dia itu. Ditanya baik2, nggak ngasih pencerahan tapi malah bikin pening ajah. Bisa2 tata bahasa saya rusak olehnya nich. Mending curhat ke lain hati saja“. Lalu beliau mencet2 HP nya. Karena hubungan dengan HP saya belum terputus, maka saya masih bisa mendengar semua pembicaraan yang dilakukan. Inilah hebatnya HP saya, bisa menyadap HP siapa saja yg terlanjur terhubung. Ternyata HP beliau ini tak kalah canggih. Dengan pilih fitur terhubung ke banyak, sekali pencet bisa menghubungi banyak orang. Beliau mulai bicara: “Break… break… Break… break… Apa bisa dicopy… Rojeeerrrr… Disini November Delta sedang krodit, ganti!. Seperti dikomando, beberapa orang yang mengenali modulasi nyaring itu langsung angkat HP masing2 dan kemruyuk kayak lebah madu. Yang berbadan kekar berkaos loreng menang duluan: “Rojer dicopy, disini Golf Kilo. Ada yang bisa dibantu ganti…“. Belum sempat dijawab sudah keburu masuk orang berikutnya: “Rojer dicopy, disini Alfa Charlie siap bantu Si Bening, gantos…“. Sebagai yang lebih senior dan lebih banyak makan asam garam, beliau langsung tau siapa yang ada diujung sana. Tentu saja si pengirim berita makin bingung musti njawab yang mana dulu. Akhirnya beliau mengirim gambar Km. 54.400 tadi. Tapi karena receiver si penerima nggak secanggih HP saya, maka yang muncul malah gambar Pildacil seperti ini…

Lengkaplah sudah !. Yang bingung kini jadi 3 orang…
Bersambung di kolom 3…
|
EPISODE #3 TRILOGI
Lokasi : Jalan Raya Daendels Dari arah Timur meluncur kendaraan lapis baja berplat L. Dari plat nomornya keliatan kalau penumpangnya pasti orang Surabaya. Sementara dari arah yang nggak jelas tampak iring2an pasukan paling tekun golek teken tapi nggak tekan2, kalah gesit dengan pasukan yang datang dari Timur, yang memang dilandasi semangat juang tinggi demi jumpa Si Bening.
Singkat cerita, sampailah kedua pasukan tadi di Km. 54.400. Tapi betapa kecewanya mereka berdua, karena tak dapatkan apa yg sudah dibayangkannya. Wanita cantik yang ingin ditolongnya itu sudah aman tentram di Perpustakaan Tjap Koepoe, baca2 novel sembari menikmati suara merdu dari Jason Mars idolanya.

Rupanya tanpa buang waktu Tim Penyelamat Tjap Koepoe telah bergerak cepat dalam menyelamatkan Si Bening.
Maka keadaan jadi berbalik. Di Kilometer 54.400 itu kini terdampar dua lelaki dalam kondisi bingung feat linglung. Beruntung tak berapa lama datang Si Hari Potter Mulya yang menyapa dengan sapaan yang singkat tapi nggak jelas: “Hmmm…“.
Tamat setamat2nya
MAKLUMAT SINGKAT
Novel Trikolom ini diterbitkan berdasar Surat Kesepahaman No.04/K/IV/2010 tertanggal 17 Maret 2010 dan telah disetujui untuk ditayangkan di Koran Tjap Koepoe Biroe. Terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung terselenggaranya cerita ini, khususnya kepada Tritunggal pemeran utama maupun para figuran. Honor sudah bisa diambil di bagian Tata Usaha. Jika dalam waktu 2×45 menit HR tidak diambil, maka saya nyatakan hangus.
|
Peresmiannya saya lakukan sendiri…
[Reply]
belajar investasi Reply:
March 19th, 2010 at 2:51 pm
saya turut bangga dan ikut meletakan batu pertama
[Reply]
aku ikut meresmikaaaannnn…!
[Reply]
Hari Mulya Reply:
March 19th, 2010 at 11:36 am
ternyata yang kemarin di rumah Kyaine beLum sepenuhnya tamat ya?
[Reply]
Mars Reply:
March 19th, 2010 at 2:28 pm
Semoga semua pada tau…
Bahwa komentator pertama itu tanpa rekayasa dan tanpa pemberitahuan terlebih dulu.
Dengan kata lain antara produser dan pemeran utama tak ada komunikasi tentang jam berapa postingan ini muncul.
Tapi karena ikatan batin yang kuat dan ikatan kerja yang profesional, maka dengan sangat akurat nakjaDimande bisa merasakan bahwa saya telah menerbitkan postingan dan beliau dapat pertamax…
Sumpah ini murni, tak ada tipuan kamera…
Baru setelah itu pemain lain menyusul karena tau kalau honornya sudah cair…
[Reply]
nakjaDimande Reply:
March 19th, 2010 at 4:06 pm
ikatan batinnya masih perlu aku asah pak, itu masih telat 6 menit..! masih kalah sama Oyen yang biasa pertamax disini
tapi sumpah Pak, aku cinta mati sama si Koepoe Biroe..!!!
Apa bisa dicopy… Rojeeerrrr…
[Reply]
Mars Reply:
March 19th, 2010 at 4:28 pm
Rojer dipaste….
Mars Reply:
March 19th, 2010 at 4:31 pm
6 menit perjalanan dari Bukittinggi dibanding 1 menit perjalanan dari Salatiga itu menurut Fisika masih cepat yg dari Bukittinggi lho Bun.
Kecepatan kan dipengaruhi jarak dan waktu…
Jadi kalau GusKar kok lebih lambat dari PakDhe untuk sampai Km. 54.400 itu sungguh parah.
Ternyata kelewat tekun juga jadi hambatan.
Saking tekunnya, tiap langkah dihitung pakai kalkulator.
wahyubmw Reply:
March 19th, 2010 at 7:50 pm
Betul, tapi kata Pak Dhe Einstein kalau kecepatannya melebihi kecepatan cahaya waktunya bisa mundur … apa iya sih … meski ada rumus tapi masih susah membayangkan, kaya mbayangkan postingan 3 kolom di atas, masih bingung ngutak atik htmlnya, kalau copy paste sih agak tidak bingung, …
Baca dulu pelan-pelan, huruf demi huruf, tak akan aku lewatkan satu koma pun..!
[Reply]
Mars Reply:
March 19th, 2010 at 2:29 pm
Santai aja Bun…
Sambil menikmati alunan Jason Mars…
Perpustakaan Tjap Koepoe buka 24 jam kok…
[Reply]
Pak..
[Reply]
nakjaDimande Reply:
March 19th, 2010 at 10:27 am
sedang berusaha utk tidak guling2 **ngga enak sama pasien
[Reply]
Mars Reply:
March 19th, 2010 at 2:30 pm
Pasti guling2 lihat Km. 54.400 berubah jadi Km. SA.400
[Reply]
apakah perlu kita kirim bantuan untuk dua orang itu pak?
terus terang aku kuatir dengan sapaan ‘hhmm’ itu.. bisa mematikan bagi yang tak kuat mendengarnya.
[Reply]
Hari Mulya Reply:
March 19th, 2010 at 11:38 am
apa Bundo ga tahu kaLo kaos yang aku kenakan ini berwarna layaknya Rastaman?
seLain biru juga ada merah-kuning-ijo..
itu tanda
lampu lalu lintasperdamaian…yo..yo..yo..
*jare sopo? senengane ngarang…
[Reply]
Mars Reply:
March 19th, 2010 at 2:31 pm
Maaf Bun, Tim SAR Tjap Koepoe hanya khusus menyelamatkan wanita…
[Reply]
ngempet ngguyu dhisik pak…
>>asli, lucu tenan
**lg meeting di-sms november delta, Koran Tjap Koepoe Biroe edisi spesial sdh terbit, terpaksa ngintip dulu.. drpd mati penasaran
[Reply]
nakjaDimande Reply:
March 19th, 2010 at 10:53 am
gimanapun aku kasian klo Golf Kilo dan Alfa Charlie ngga sempat ngambil honor, makanya tak sms-in.
Pak Mars, brilian..! sangat memahami tuntutan dari pembaca yang pasti menginginkan dua peran tersebut mengalami nasib naas.
[Reply]
Mars Reply:
March 19th, 2010 at 2:23 pm
Bunda kan sudah berakit-rakit ke hulu…
Lha sekarang giliran beliau berdua yang kebingungan kemudian…
Xixixixi…
[Reply]
Pak, makasi atas satu jam yang indah di Perpustakaan Tjap Koepoe, disuguhi pisang goreng sama Bu mars dan alunan suara Jason Mars itu, takkan ku lupa..
kapan-kapan aku boleh kesana lagi ya pak..
Pak Mars..! Apa bisa dicopy, ganti…
[Reply]
Mars Reply:
March 19th, 2010 at 11:19 am
Jangankan cuma dicopy…
Di paste aja boleh kok…
[Reply]
Mars Reply:
March 19th, 2010 at 2:32 pm
Tim kami sudah merencanakan Project lain Bun, yang tak kalah renyah dibanding Trilogi ini…
Pokoknya jangan pernah ganti saluran.
[Reply]
Bundo maruk..
hhmmm…
[Reply]
Mars Reply:
March 19th, 2010 at 2:33 pm
Artis satu2nya Mas, ya wajar.
Kalau aktornya kan banyak.
Sampai2 produsernya juga maruk pengin jadi pemain…
[Reply]
Hape ne Pak Jason bisa buat ngefax.. keren…
[Reply]
Mars Reply:
March 19th, 2010 at 2:36 pm
Malah bisa buat kompor gas juga Mas…
[Reply]
waktu itu hape saya juga ikut berderik, Pak..
tapi saya lupa ga bawa catetan tutoriaL terbang..
jadi teLat sampe tujuan..
ora ketemu sing bening maLah ketemu sing berotot kabeh…
[Reply]
Mars Reply:
March 19th, 2010 at 2:40 pm
Xixixixi…
Ora ketemu Bening malah ketemu Kumis…
[Reply]
“hmmm” itu ada artinya lho, Pak..
kaLo di bLog ini boLehlah diartikan:
Hari Mulya Mengunjungi Metamarsphose…
[Reply]
Mars Reply:
March 19th, 2010 at 2:40 pm
Hmmm…
[Reply]
serius anggone maca ujung2 nguwakakk polll
wahahaha
[Reply]
saya suka sama ipin upin tuh
hehe…
[Reply]
Dengan munculnya Trilogi koran Koepoe ini maka berakhirlah sudah Tragedi KM 54.400.
Kepada para pendukung acara ini diucapkan terima kasih.
Silahkan mengambil nasi bungkus di Depok-dikedai Funky Fun-T atau Tanti dengan terlebih dulu menukarkan kupon kepada Sinopi.
Kepada Pak Mars saya ucapkan terima kasih atas ending yang sangat apik ini.
Blogger memang tiada bandingannya.
Salam hangat dari Surabaya
[Reply]
Mars Reply:
March 19th, 2010 at 2:55 pm
Sudah saya siapkan kisah lain dengan aktor dan aktris yang sama Pak…
Tunggu saja tanggal terbitnya.
Tak kalah seru dan pasti tak terduga…
[Reply]
emang gaul tenan blognya pak mars ini, rss feed saya taruh di wdget saya ya pak,.. biar ga ketinggalan informasi
[Reply]
Ikut mendukung atas di terbitkannya maklumat Surat Kesepahaman No.04/K/IV/2010 , gantii …
[Reply]
sangat inspiratif dan bisa menjadi inspirasi bagi kita semua
[Reply]
Jian… baca bolak-balik dari Koran Tjap Koepoe ke Bukan Edisi Badjakan koran milik Kyaine… dua-duanya memuat satu cerita yang nyambung. Keduanya aku simak dengan seksama jadi “ngiler” pengen bisa bikin kaya beginian…
Kata Kyaine, script HTMLnya boleh di copy paste dengan biaya $0,00.. rojer lah kalo gitu.. delapan anam.. delapan satu tiga… solo bandung..
[matur tengkiyu aku ikut copas dari sini]
[Reply]
Speechless………………


pokoke Pak Duruku numero uno banget , gak ada duanya.
Keren…………. keren abizzzz…………..
untung aku dah langganan koran tjap koepoe ini
lanjutannya , gimana tuh nasib Golf Kilo Dan Alfa Charlie nya Pak Guru ?
salam
[Reply]
Mars Reply:
March 19th, 2010 at 5:25 pm
Nantikan kiprah berikutnya Bun…
Tiga pemain utama itu sudah saya kontrak sampai 5 taun kedepan…
[Reply]
Vyan RH Reply:
March 20th, 2010 at 8:10 am
Bunda juga ternyata jadi member Tjap Koepoe Mannia kayak Vyan…
[Reply]
saya malah kurang tertarik baca isinya, tapi tampilan korannya…mantaaaap Pak Mars.
[Reply]
pak njengan niku lulusan nopo sih? kog kreatif bgt. Saya salut dengan ide2 pak mar, apalagi koran tjap kopoe biroe ini masyallah sungguh menjadi hiburan blogging. ijinkan saya menjadi fans setia blog ini pak!!
[Reply]
tulisan ini tidak bisa di baca secara fast reading karena harus sambil mengingat ngingat dari 3 blog yang berbeda ….. setelah itu …. saya bisa tertawa ngakak

mantabs Pak …. harusnya tidak hanya trilogi tampi tambah satu … blog ini
Salam
[Reply]
Vyan RH Reply:
March 20th, 2010 at 8:12 am
Tambah kang Yayat.. lebih seru lagi deh. Dari Surabaya ke KM 54.400 antara tank baja sama MTB cepet mana?
[ngakak] [ngakak]
[Reply]
Korane saya yakin suatu saat bakal dilirik oleh pihak lain pak, tapi jangan sampek dipek Malingsia lho pak
[Reply]
pemimpin redaksi : marsudiyanto ♦ akomodasi : sumardiyanto ♦ sirkulasi : sudimaryanto
ini orangnya kembar ta pak?
[Reply]
turut bergembira atas launchingnya koran tjap koepoe biroe… semoga besok2 harganya ndak naik.. tetep 0$…
wkwkwkw..
[Reply]
saya juga bingung dengan KM 54. ada di mana-mana…
[Reply]
numpang baca dulu, mas….
coz saia baru tau ttg novelnya…hehehe
[Reply]
saya suka karena ada IPIN dan UPIN nya…
[Reply]
benar-benar tak terduga….sukses Pak
[Reply]
wah pak ins makin kreatif ajah,,,…
salut ga da hbisnya….
pak ins ke fatamorbana di tunggu ya?
[Reply]
pak ins, PR lom ketemu rumusnya………. pusing …
(
tapi lagi dicoba lagi…….
maaf ya…????
[Reply]
Turut berdoa buat koran cap kopoe
[Reply]
aku sedang asyik ngobrol ngalor ngidul sama Mas Sumardionta saat mendapat berita bahwa terjadi kerusuhan di KM 54.400
[Reply]
korane kuwi didol piroan pak?
[Reply]
hahahaha….

Siapa itu yang membawa senjata
Dan sepertinya sendal jepitnya sudah hilang diambil pemulung yang sedang lewat
[Reply]
Wah, kasihan si Mbakyu yang tersesat di KM 54.000 itu.
Btw, KM 54 itu mananya alas roban ya, Pak?
Kreatif abis, Pak! Ngakak terus saya bacanya…
[Reply]
lama tak berkunjung kesini makin kreatif aja nih pak mar
salut pak atas kreasinya
[Reply]
aku terlambat baca korannya,tapi nda papa,masih bisa kebaca..
asli unik ban9ed,lucuuu..
[Reply]
balik la9i he he
Km.54 itu jadi fenomenaaaaal yaaaaa..
hi hi
[Reply]
Numpang ngintip di 3 kolomnya pak mar ah …
hehe
Postingan tools : Woodworking Plans & Tools
[Reply]